Semua Ada Akhirnya

Gunung yang paling tinggi di dunia….ada puncaknya….
Sungai terpanjang di dunia….ada ujungnya..
Danau terbesar di dunia…ada batasnya…
Manusia tertinggi di dunia….masih bisa diukur…
Manusia terberat di dunia..masih bisa ditimbang..
Orang terkaya di dunia…masih bisa dihitung hartanya…..
Orang termiskin di dunia, Hamdan ATT,ups,..
Orang yang paling tua di dunia…pasti mati juga akhirnya…
Pohon tertinggi di dunia…pasti ada ujungnya..
Jurang terdalam di dunia…masih bisa dideteksi…
Laut paling gelap dan kelam dan dalam…masih bisa didatangi oleh kapal selam…

Apapun di dunia ini,pasti akan berakhir..dan niscaya..

Sebesar apapun kesulitan yang kita hadapi…
Selama apapun penderitaan yang sedang kita alami..
Seberat dan sesulit apapun masalah yang sedang kita coba pecahkan..

PASTI AKAN BERAKHIR…..!

KIta hanya tinggal bertahan sebentar lagi saja….

^_^
didaytea!

Khawatirlah!

Dari situsnya bapak Mario Teguh..
dengan sedikit modifikasi..

By Ferry Permadi,
“KEKHAWATIRAN”

Dalam hidup, sering kali kita merasa khawatir.

Saya sangat khawatir sekali akan banyak hal;

Saya sangat khawatir, bahwa anak saya nanti tidak mendapatkan pendidikan yang baik untuk masa depannya.

Saya sangat khawatir, ketika menyadari bahwa pendapatan saya hanya bersaing dengan kebutuhan yang semakin lama semakin menunjukan potensi kemenangannya.

Saya sangat khawatir, ketika setiap tahun berkurangnya usai tidak sebanding dengan kebaikan dan manfaat yang telah kita berikan.

Saya sangat khawatir, ketika banyak impian dan cita-cita yang belum dapat terwujudkan.

Saya sangat khawatir, ketika ternyata upaya kita selama ini, masih jauh dari cukup dibanding mereka yang telah mencapai keberhasilan yang kita impikan.

Kebahagiaan adalah tidak adanya ketidak-bahagiaan.

Ketidak-bahagiaan adalah keadaan di mana hadir kekhawatiran dan atau ketakutan.

Dengan demikian kita bisa disebut berbahagia bila kita bisa terlepas dari rasa khawatir atau rasa takut.
Dan ternyata memang benar, tidak mungkin seseorang bisa menyebut dirinya berbahagia,
bila kualitas hidupnya terlukai oleh hadirnya rasa khawatir atau rasa takut.

Rasa khawatir adalah bibit dari rasa takut. Dan rasa khawatir yang tidak dikelola dengan baik akan tumbuh menjadi sebuah ketakutan,
yang kemampuan merusaknya jauh lebih besar dari rasa khawatir.

Apakah banyaknya rasa kekhawatiran saya menjadi penghalang bagi Kebahagiaan?
Apakah saya tidak bisa berbahagia dengan banyaknya rasa khawatir?.

Hidup ini demikian penuh dengan alasan untuk merasa khawatir dan merasa takut,
sehingga bila suatu hari kita mendapati hati ini terbebas dari rasa khawatir,
sama sekali tidak merasa khawatir,… justru itu-lah saat untuk mulai merasa khawatir.

Kedengarannya sebagai sebuah double-standard, karena kenyataan yang satu membatalkan yang lain.

Sebetulnya tidak. Yang dari luar tampak sebagai sebuah standar ganda,
sebetulnya lebih sering berupa pengamatan tentang dua titik ekstrim dari sebuah kontinum.
Seperti, membalas atas kejahatan orang kepada kita itu dibenarkan,
tetapi akan lebih baik bagi kita apabila kita memaafkan.

Orang yang benar-benar khawatir akan berupaya lebih sungguh-sungguh.

Jadi, … khawatirlah.

Ternyata pengertian dari anugerah rasa khawatir itu sangat indah.

Rasa khawatir merupakan satu sumber kekuatan yang diciptakan seperti kesulitan yang dibaliknya terdapat kemudahan.

Rasa khawatir yang tidak dikelola dengan baik, yang dibiarkan tumbuh menjadi ketakutan, akan menjadikannya sebagai penghalang kebahagiaan.

Sebagai kesulitan, karena dengan rasa takut yang ditimbulkannya menjadikan kita tidak lagi berani mengupayakan perbaikan.

Tidak berani keluar dari zone kenyamanan yang kita anggap tidak akan ada perubahan.

Tidak berani mengupayakan sesuatu yang baru, yang menjadi pemungkin keadaan baru.
Bagaimana kita bisa mengharapkan hasil yang baru dengan upaya yang tidak baru?.

Rasa Khawatir, yang menjadikan kita berupaya lebih bersungguh-sungguh didalamnya dijanjikan kemudahan didalam upaya dan kesungguhan kita.

Sahabat dalam kesempatan baik ini, ijinkan saya untuk mengutip tulisan indah dari guru kita ” Kepada Engkau yang sedang Gelisah”.

Semoga tulisan yang menenangkan kegelisahaan ini, dapat menjadikan kita lebih kuat dan berhasil memenangkan kekhawatiran-kekhawatiran kita.

Dia,

Tuhan mu Yang Maha Pengasih,

menunggu mu

agar engkau datang bermanja-manja kepada-Nya

meminta maaf karena keraguan mu,

mengembalikan kesadaran mu

kedalam kasih sayang-Nya

Dia,
ingin mendengar mu berjanji lagi

dengan meminjam kesungguhan

dari janji mu yang terakhir,

bahwa engkau tidak akan lupa lagi,

bahwa apa pun yang terjadi

adalah untuk kebaikan mu.

Katakanlah bahwa engkau telah mengerti

bahwa semua upaya dan hasil mu tidak penting

bila dalam pencapaiannya

engkau menjauh dari-Nya.

Berjanjilah kepada Tuhan mu,

bahwa dalam keraguan mu yang akan datang,

engkau akan menjaga diri mu

bermanja-manja dekat dengan-Nya;

karena engkau tahu

bahwa bila Dia berkenan,

tidak ada yang tidak akan Dia berikan

kepada mu,

meskipun apa pun,

Bila Dia berkenan.

Seberapa jauh pun perjalanan mu,

engkau akan sampai bila engkau dekat dengan-Nya.

Seberapa sulit pun pencarian mu,

engkau akan menemukan

bila engkau mencari.

Seberapa jauh pun engkau hilang,

engkau akan dicari dan ditemukan

bila engkau mencarikan jalan

bagi saudara mu yang kehilangan jalan.

Maka bila kegelisahan datang lagi kepada mu,

sambutlah ia dengan penghormatan bagai kepada tamu

yang membutuhkan pengertian baik.

Sesungguhnya,

kegelisahan mu hanyalah kekuatan mu

yang sedang kebingungan.

Maka, damaikanlah diri mu.

Pulihkanlah jiwa mu

kepada keindahan asli mu.

Keindahan jiwa mu

adalah sumber dari semua kekuatan mu.

– MT –

Tentang Waktu

Waktu mengubah semua hal, kecuali kita

Kita harus melakukan perubahan kita sendiri.
Waktu hanya menjadikan sebagian besar dari kita – menua, tetapi belum tentu menjadikan kita lebih bijak dan lebih baik..

Nilai dari waktu hanyalah sebanding dengan pengunaannya.
Bila Anda gunakan,
Anda akan diuntungkan;
bila tidak maka apakah waktu akan perduli?

Tidak ada harga yang bisa ditetapkan atas waktu – dan Anda tidak harus membelinya, tetapi waktu itu sangat berharga.
Waktu itu bukalah milik Anda – Anda tidak dapat menyimpannya, tetapi Anda dapat mengunakannya untuk keuntungan Anda.

Bila Anda tidak menggunakanya – mungkin tidak akan langsung terlihat kerugian Anda,
tetapi waktu juga yang akan menunjukkan kepada Anda semua kebaikan yang seharusnya menjadi hak Anda.

~ Time Change Everything Except Us ~

Kata bapak Mario Teguh..

Kalau ini kata saya..

Seperti peribahasa orang Sunda,

kaduhung mah pasti di tukang,
moal mungkin di hareup,
kecuali nungtun domba terus disuruduk..
kaduhung naha bet aya dihareupun domba..

Menyesal pasti di belakang,
tidak mungkin di depan,
kecuali kita sedang menuntun domba dan diseruduk,
kita pasti nyesel, “kenapa saya di depan domba…..?”

So,
jangan biarkan sedetikpun berlalu dalam hidup kita tanpa ilmu kita bertambah,
jangan biarkan sedetikpun berlalu dalam hidup kita tanpa ada manfaatnya,

Agar tidak pernah ada penyesalan yang terucap dari bibir, hati, pikiran, dan jiwa kita di masa depan nanti..atau bahkan di akhirat nanti…
naudzubillahi mindzaalik..

Dunia Semakin Sempit, Hati Harus Semakin Luas

Dunia Semakin Sempit, Hati Harus Semakin Luas

25 Februari, 2009

Kalau kita pernah membaca detikcom tanggal 20 Februari 2009 yang isinya adalah Anak-anak, dengan penyakit serius, di tujuh rumah sakit anak terbesar di Australia akan mendapat ‘mainan’ baru. Bukan mobil-mobilan atau boneka, tapi sebuah laptop dengan akses internet broadband.

Fasilitas ‘plus plus’ ini digagas oleh sebuah komunitas bernama LiveWire. LiveWire sendiri dikembangkan dan mendapat pasokan dana U$S 7,2 juta dari salah satu program yang dijalankan Pemerintah Federal.

Cinnamon Pollard, Direktur Marketing & Partnership Livewire mengatakan, RS Canberra akan menjadi RS pertama yang mendapat bantuan program ini. Sementara pilot project program ini sendiri telah dilakukan di RS Anak Sydney yang ada di Randwick. “Sedangkan RS yang ada di Sydney lainnya, RS anak Westmead juga akan mendapat kesempatan selanjutnya,” ujarnya.

Selain itu, seperti dikutip detikINET dari IT news, Jumat (20/2/2009), RS lain yang juga akan melakukan program yang sama adalah RS yang berada di Newcastle, Brisbane, Perth dan Melbourne.

Selain laptop, tujuh RS tersebut juga akan dilengkapi dengan meja yang didesain khusus agar pasien bisa menggunakan laptop dari atas tempat tidur, dan koneksi wireless pun akan melengkapi kenyamanan mereka.

Nantinya, LiveWare juga akan memanjakan anak-anak menawarkan situs-situs yang berbeda, targantung dari usia dan penyakit yang diderita. Anak-anak akan bisa menikmati audio, video, berita, game-game interaktif dan konten lainnya. Bahkan jika mereka jenuh, mereka bisa ikut di chat room.

Untuk mewujudkan gagasan ini mereka bekerjasama dengan tim IT milik rumah sakit untuk menginstall DSL dan wireless access point. Beberapa pihak seperti penyedia hardware dan jaringan pun akan mereka rangkul. Kini mereka juga masih berjuang untuk menggolkan kerjasama dengan produsen laptop.

Ada kerinduanku

Sudah dua tahun ini, sebenarnya saya sangat merindukan masjid-masjid ada jaringan internet. Sehingga para jamaah bisa menikmati dunia yang semakin sempit, namun hati semakin luas.

Bagi jamaah yang sedang ke Masjid, iktikaf atau melakukan aktifitas keagamaan lainnya bisa menikmati sempitnya dunia, dalam arti, dirinya bisa menjelajah dunia, sehingga bisa memperluas hatinya, sebab mendapatkan wawasan baru dengan tempat dan waktu yang berbeda.

Contoh sederhana, kalau kita sedang di Indonesia waktu bagian barat, sedang selesai sholat subuh pada hari Jumat, maka sahabat-sahabat kita di New York justru sedang persiapan buka puasa bagi yang puasa kamis. Atau ketika saya sedang menulis artikel ini, setelah sholat subuh, maka temen-temen di New York dan Florida, baru mau selesai pekerjaannya di kantor. Sedangkan temen-temen di Makkah, justru persiapan sholat malam untuk mengejar sepertiga malam doa terkabul.

Alangkah indahnya, hidup terasa dunia semakin sempit, namun hati kita semakin luas, sebab kita bisa dialog, tukar pendapat, curhat dengan waktu, tempat dan bangsa yang berbeda.

Memang gagasan ini, ada yang menerima, walaupun belum terlaksana, namun ada juga yang menolak dengan alasan yang kadang-kadang tidak masuk akal dan bahkan tidak perlu dimasukkan akal. Tapi secara pribadi, kalau ini terlaksana dan kita bisa menjaga keberkahan dari teknologi itu, dengan sendirinya dunia semakin sempit dan hati semakin luas,

Beranikah anda menghadapi tantangan dengan biaya murah, yang mampu menyempitkan dunia dan melapangkan hati ?Atau lebih memilih dunia terasa semakin luas tak terjelajah dan hati semakin sempit tak terobati?

By Mas Amri edited by didaytea

Semua Ada Akhirnya

Gunung yang paling tinggi di dunia….ada puncaknya….
Sungai terpanjang di dunia….ada ujungnya..
Danau terbesar di dunia…ada batasnya…
Manusia tertinggi di dunia….masih bisa diukur…
Manusia terberat di dunia..masih bisa ditimbang..
Orang terkaya di dunia…masih bisa dihitung hartanya…..
Orang termiskin di dunia, Hamdan ATT,ups,..
Orang yang paling tua di dunia…pasti mati juga akhirnya…
Pohon tertinggi di dunia…pasti ada ujungnya..
Jurang terdalam di dunia…masih bisa dideteksi…
Laut paling gelap dan kelam dan dalam…masih bisa didatangi oleh kapal selam…

Apapun di dunia ini,pasti akan berakhir..dan niscaya..

Sebesar apapun kesulitan yang kita hadapi…
Selama apapun penderitaan yang sedang kita alami..
Seberat dan sesulit apapun masalah yang sedang kita coba pecahkan..

PASTI AKAN BERAKHIR…..

KIta hanya tinggal bertahan sebentar lagi saja….

^_^
didaytea!