Di Balik Kekurangan Ada Kelebihan


Oleh: Diday Tea

Saya berbicara terlalu cepat, dan sedikit gagap, seringkali teman- teman, dan bahkan istri pun mengeluh bahwa mereka tidak bisa mengerti apa yang saya ucapkan. Karena menurut mereka saya berbicara terlalu cepat dan seperti orang yang meracau.

Padahal sudah saya coba untuk berbicara sepelan mungkin. Tapi dengan bicara pelan seperti itu masalah baru timbul.

Saya malah sering tergagap.
Akhinya ya di beberapa situasi yang genting malah jadi permasalahan yang lumayan besar.

Setiap ada kesempatan yang mengharuskan saya berbicara di depan umum, selain gugup, dan kegagapan saya itu sering menjadi penghalang.

Qodarullah, setelah saya mengikuti kelas menulis Rumah Dunia, yang waktu itu dipimpin oleh mas Gol A Gong, penulis Balada Si Roy, akhirnya saya menemukan kemampuan baru.

Menulis.

Dan digabungkan dengan kemampuan membaca cepat yang sudah saya pelajari sejak masih berseragam Putih-Abu, semakin meningkatkan kemampuan menulis saya.

Tulisan-tulisan pun mulai mengalir lancar di blog pribadi saya (www.didaytea.com) , website, Facebook, dan beberapa mailing list komunitas.

Saya bisa lebih bisa “berbicara” dengan tulisan-tulisan saya dibanding lisan saya yang memang mungkin kegagapannya sangat sulit untuk disembuhkan.

Dan salah satu tulisan saya tentang dunia literasi pun akhirnya bisa dimuat di Koran Tempo. Dan puncaknya, akhirnya tulisan-tulisan saya pun terkumpul menjadi dua buku yang diterbitkan oleh penerbit Quanta Elexmedia. “Oase Kehidupan Dari Padang Pasir”, dan “Apa Yang Paling Berkesan Hari Ini?”.

Allah menciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan.

Begitu juga dengan kita. Setiap kekurangan yang kita miliki, pasti ada kompensasi kelebihan yang Allah berikan, datangsatu paket bersamaan dengan kekurangan itu.

Masalahnya hanya kita belum menemukan, dan mungkin terlalu fokus meratapi dan mengeluhkan kekurangan tersebut.

Biarkanlah kekurang itu apa adanya jika belum atau tidak bisa diperbaiki.

Cobalah temukan, dan gali potensi diri dengan lebih sering berfikir mendalam, menyelami diri ketika bermunajat sendiri di sepertiga malam terakhir.

Insyaallah Allah akan segera memberikan petunjuk dan tanda yang luar biasa.

Petunjuk kelebihan yang Allah berikan kepada kita agar bisa menjadi manusia yang lebih bermanfaat untuk manusia-manusia lain di muka bumi.

Insyaallah.

Doha, 25 Oktober 2018
#Day 5 #30dwcjilid15 #30dwc #fighter

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s