Diary Ramadhan Day 1


Setiap menjelang Ramadhan seperti ini, bahkan berminggu- minggu sebelumnya, pati selalu ada target yang ingin saya capai.

O iya, ramadhan kali ini adalah ramadhan keenam yang insyaallah akan saya lalui di Doha, Qatar.

Sejujurnya sih, selama lima Ramadhan yang telah saya lalui di Qatar, prestasi amalan saya sangat buruk.

Sholat tarawih tidak pernah full tiga puluh hari di mesjid. Membaca Al Qurán tidak pernah sampai setengahnya. Apalagi Itikaf, selama lima kali Ramadhan itu tidak ada satu hari pun.

Sejuta alasan bisa saya cari dan saya buat sih. Dari jadwal shift saya yang dua belas jam. Atau kondisi di rumah yang hanya berempat, dengan istri dan kedua anak-anak saya. Yang menyebabkan kurangnya waktu luang untuk beribadah ketika ada di rumah. Saya malah lebih sering sibuk bermain- main dengan anak- anak, berkumpul, atau jalan- jalan ke mall dan taman di Doha.

Lima kali Ramadhan seperti berlalu begitu saja, terasa hampir tidak bermakna. Tidak seperti ketika di Indonesia. Terkadang saya menyalahkan suasana di sini yang kurang mendukung.

Padahal keadaan dan sarana pendukung yang saya miliki sekarang jauh lebih lengkap dibanding ketika masih di Indonesia.

Al Qurán ada di tablet saya, sehingga seharusnya saya bisa membacanya sepanjang perjalanan dari rumah ke tempat bekerja yang memakan waktu satu jam setengah.

Sudah ada istri yang selalu sigap menyiapkan sahur dan makanan berbuka saya ketika di rumah. Tidak harus pusing- pusing ketika saya hampir tujuh tahun menjadi anak kost di Cilegon, yang melakukan semuanya serba sendirian.

Saya bekerja di lab, sehingga lebih mudah untuk bisa mengambil waktu luang untuk bisa sholat Dhuha sebentar. Atau bisa meluangkan waktu juga untuk sholat tarawih ketika masuk bekerja shift malam.

Ah, lagi- lagi ini kegagalan saya mengalahkan kemalasan. Kali ini saya harus kuat! Saya harus menang mengalahkan kemalasan!

Di senja ini, untuk keenam kalinya, saya menyambut Ramadhan di Qatar, yang jatuh pada hari yang sama dengan di Indonesia.

Selamat datang wahai Ramadhan.

Ku mengharapkan Ramadhan kali ini penuh makna,

Agar dapat kulalui dengan sempurna

 

Doha, Qatar

090113 18:23

1 Ramadhan 1434H

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s