The Avengers: Film Action Biasa+Humor Cerdas


 Image

__The_Avengers___Movie_Poster_by_themadbutcher

“Individu- individu yang berkarakter kuat dan egois, jika bisa disatukan akan membentuk sebuah tim yang super kuat” 

            Karena penasaran dengan rekor baru yang dicetak oleh The Avengers, dengan mencetak pendapatan di akhir pekan sebesar 200,3 juta Dollar, saya dan keluarga langsung meluncur ke bioskop terdekat.

            Siapa yang tidak tertarik ketika super hero sekelas Iron Man, Hulk, Captain America, dan Thor bergabung di dalam satu film? Black Widow, Nick Fury, Hawkeye, dan Loki menurut saya bukan super hero, karena mereka hanya “manusia biasa”, walau pun dengan peran yang luar biasa.

            Di The Avengers, anda akan mendapatkan semua yang anda harapkan dari sebuah film action.

Sepanjang film berlangsung sih tidak ada adegan action yang istimewa. Adegan standard dengan ledakan, dentuman, tabrakan, manusia/alien yang berterbangan, pertarungan di udara. Ah, pokoknya standar film action masa ini, gaya film Transformers.

            Hal yang menarik adalah proses para superhero ini menjadi sebuah tim. Lebih tepatnya konflik di antara ego mereka. Nick Fury, sang direktur S.H.I.E.L.D pun sampai kewalahan ketika mereka semua berdebat dalam waktu yang bersamaan.

            Di bagian awal, setiap superhero seolah berkutat dengan egonya masing- masing. Sehingga akhirnya berakhir dengan pertarungan Thor vs Iron Man, walau pun akhirnya mereka bisa dipisahkan oleh Captain America.

            Thor dengan misinya ingin mengingatkan adiknya agar tidak bersekutu dengan musuh.

            Captain America dengan bersikukuh ingin segera menemukan Tesserac yang disembunyikan oleh Loki di suatu tempat.

            Black Widow/ Agent Romanov, yang ingin menyelamatkan Hawkeye yang sudah disihir, sehingga mejadi sekutu Loki.

            Belum lagi Tony Stark, si Iron Man yang sedikit lebay.

            Walau pun pada akhirnya mereka semua akhirnya bersatu mempertahankan bumi serangan Alien- alien serupa Devastator-nya Transformers, tapi cara sang sutradara, Joss Whedon mengolah cerita proses penggabungan mereka menjadi sebuah tim sangatlah apik.

            Sisi manusia dari para superhero itu lumayan tersorot, tidak melulu hanya kekuatan super dan keistimewaan yang mereka miliki.

            Steve Rogers, sang Captain America, akhirnya muncul sebagai pemimpin rekan- rekannya. Belum lagi celetukan- celetukan lucu, yang tanpa saya duga bisa keluar dari para superhero.

            “Loki is my Brother..!”Teriak Thor, berusaha membela adiknya.

            “But He already killed 80 people in two days!”Teriak si cantik agent Romanov atau Black Widow.

            “He was adopted!” Si Thor akhirnya ngeles dengan sukses.

            Bahkan ada juga adegan humor slapstick, ketika si Hulk tiba- tiba memukul si Thor, padahal sebelumnya mereka bahu membahu menumpas serangan para alien.

            IMDB memberi rating 8.8 untuk film The Avengers, ini artinya film ini sangat layak untuk ditonton.

didaytea

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s