Mengalir Seperti Air? Ke Laut Aje!


“Ke Laut aje!” Itu yang saya bilang jika ada seseorang yang menjawab pertanyaan tentang apa targetnya di dalam kehidupan dengan kalimat: “Saya akan menjalani kehidupan saya seperti air saja, terserah mau dibawa ke mana…”

Jika kehidupan kita ini adalah sebuah perjalanan mendayung di sebuah sungai, apakah anda akan memilih untuk hanya sekedar “mengikuti aliran air saja, terserah dibawa mau ke mana”, atau anda akan mengambil sebuah dayung agar anda bisa mengendalikan perahu anda ke sebuah muara tujuan yang ingin anda capai?

Saya akan memilih untuk mengambil dayung.

Kenapa? Jelas lah! Karena saya tidak mau terbawa arus air sungai.

Jika saya hanya sekedar mengikuti aliran air, dan di tengah perjalanan ada batu besar, bisa dipastikan saya akan menabrak batu tersebut dan tidak akan pernah sampai ke tujuan.

Akan tetapi, jika kita memiliki dayung, kita bisa memiliki kendali sepenuhnya terhadap perahu yang kita naiki. Walapun terkadang arus yang menerjang sangat kuat dan hampir tidak terkendali, tapi kita akan tetap memiliki kendali yang kuat terhadap ke mana arah perahu menuju.

“Dayung” inilah yang tidak ada dalam diri orang- orang yang berprinsip “Mengalir Seperti Air”.

Prinsip yang tidak sepenuhnya salah, karena ada juga beberapa orang yang bisa meraih kesuksesan dalam kehidupan ini tanpa harus repot- repot merencakanan apapundalam kehidupannya.

Lalu, apa sih hal nyata yang bisa kita lakukan dan kita adakan, agar kita memiliki dayung yang kuat untuk mengarungi kehidupan kita ini?

Tujuan sejati kehidupan kita tentunya adalah kebahagiaan dunia akhirat. Langkah- langkah berikut ini tentunya hanya merupakan tujuan antara menuju kebahagiaan yang sejati di akhirat kelak.

Langkah 1:

Galilah ukuran utama kehidupan anda: karir, hubungan dekat dengan seseorang dan keluarga, keuangan, kondisi fisik, kehidupan spriritual, dan intelektualitas. Dan identifikasi area mana yang harus segera ada perbaiki dan kembangkan.

Langkah 2:

Segera tekadkan dalam diri anda, bulat sebulat- bulatnya dengan semangat pantang menyerah untuk merubah kehidupan anda dan memenuhi impian- impian anda, walau rintangan apapun akan menghadang di depan anda.

Langkah 3:

Buatlah desain kehidupan anda dengan “memproklamasikan” apa yang anda inginkan. Jadikan hidup anda lebih hidup dan penuh warna dan aroma kesuksesan dengan menuliskan keinginan anda, dan mereviewnya secara rutin. Hiduplah dengan tujuan. Dan buatlah setiap hari anda adalah selangkah lebih maju untuk mencapai impian anda. Sebesar apapun langkah anda, jika anda tidak mempunyai tujuan, anda tidak akan pernah sampai ke manapun. Tapi, jika anda sudah mempunyai tujuan, sekecil apapun langkah yang anda ambil, itu adalah kemajuan menuju tercapainya tujuan anda.

Langkah 4:

Akan jadi apakah anda 5 tahun lagi? 10 Tahun lagi? 30, 40, atau bahkan 50 tahun lagi? Ingin seperti apakah orang mengenang anda? Visualisasikanlah akan jadi apa anda di masa depan. Anda di masa kini adalah hasil dari langkah- langkah yang anda ambil di masa lalu. Ini sudah tidak bisa kita rubah. Tetapi anda di masa depan, adalah, tergantung dari langkah yang anda lakukan di masa kini.

Langkah 5:

Berusahalah sekuat tenaga untuk melawan kemalasan dan menghilangkan kebiasaan buruk yang anda sering tolerir selama ini, dan raihlah kedisiplinan dalam hidup yang anda butuhkan untuk hidup dengan menggunakan potensi luar biasa yang ada pada diri anda sepenuhnya.

Langkah 6:

Nikmati proses. Lakukan setiap langkah yang anda ambil dengan baik dan benar.

Langkah 7:

Fokus. Selalu berjalanlah di jalan yang anda telah putuskan untuk ambil. Jangan mudah tergoda oleh belokan –belokan kecil yang menggoda di sepanjang jalur kehidupan anda.

Langkah 8:

Istirahatlah, nikmati momen- momen dalam kehidupan anda. Dan ukurlah perkembangan anda. Sejauh mana anda telah memenuhi impian- impian yang anda proklamasikan di masa lalu. Evaluasi pencapaian anda dan belajarlah dari kesalahan dan “kegagalan” anda.

Diday Tea

24 Februari 2011

Iklan

2 pemikiran pada “Mengalir Seperti Air? Ke Laut Aje!

  1. menarik slkeai topik dan penjelasannya. saya baru sadar keberadaan kacamata bulat ini yang sudah berumur panjang tak ada matinya.saya suka Panglima Polim tidak biasanya malah terlihat sangat garang dengan kacamata bulatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s