Pagi Yang Sempurna

 Ketika beratnya kelopak mata

bisa kita angkat menuju kesadaran,

itu adalah kemenangan

 

Ketika pelukan hangat selimut

kita campakkan untuk berwudhu,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita bisa sholat syukrul wudhu

di tengah rasa kantuk masih  mendera,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita bisa sholat dua rakaat

yang lebih baik dari dunia dan seluruh isinya,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita masih sempat sholat tahiyatul masjid

setelah berjalan menembus dinginnya kegelapan di pagi buta,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita mampu terduduk berdzikir

 

Berdo’a sampai terbitnya sang mentari

Lalu sholat dua rakaat

 

Itu seperti ibadah haji dan umrah

 

Yang sempurna

Yang sempurna

Yang sempurna!