Sikap Kita Terhadap Masalah


Oleh: Aa Gym

Saudaraku, hidup manusia di dunia merupakan kumpulan masalah. Ke mana
pun manusia pergi masalah pasti akan selalu mengikuti. Maka siapa pun
yang ingin menggapai kemuliaan dalam hidup, ia harus memiliki
keterampilan dalam menyikapi setiap masalah.

Persoalan sebenarnya bukan terdapat pada masalahnya. Akan tetapi dari
cara kita memandang masalah: Apakah kita memandang masalah sebagai
beban atau sebagai sarana meningkatkan kualitas diri? Agar kita
menyikapi masalah dengan tepat, kita harus memahami hakikat masalah
sebenarnya.

Selain itu sebenarnya masalah adalah ketidaksesuaian antara apa yang
kita harapkan dengan kenyataan. Kita menginginkan A tapi kenyataan
menunjukkan B, itu adalah masalah. Kita menginginkan banyak uang, tapi
kenyataannya kita tidak punya uang, itu juga masalah.

Pokoknya, semua hal yang tidak sesuai dengan keinginan diri, itulah
yang harus menjadi perhatian Maka Jangan takut menghadapi masalah,
tapi takutlah bila kita salah menyikapi masalah tersebut. Ada tiga
langkah yang dapat kita lakukan agar masalah bisa mendatangkan
kebaikan, yaitu :

§ Persiapan

Persiapan erat kaitannya dengan mental. Langkah awalnya adalah
menyadari adanya masalah. Keduanya cobalah untuk menghimpun input
(informasi) dari orang lain tentang masalah tersebut. Semakin banyak
input, insya Allah akan semakin baik. Langkah ketiga adalah memetakan
masalah yang didasarkan pada input tersebut. Cari, hal-hal apa saja
yang menjadi sumber masalah. Misal, kita merasa bahwa kita kurang
wawasan (langkah pertama). Setelah sadar kita kurang wawasan, tanyakan
pada orang lain, Apa benar kita seperti itu? Bagaimana pandangan
mereka terhadap kita. Langkah kedua, berdasarkan pendapat tersebut
segeralah kita petakan masalah, Apa yang menyebabkan kita kurang
wawasan? Mungkin kita salah pergaulan, malas belajar, tidak punya
biaya untuk pengembangan diri. Langkah ketiga.

§ Solusi

Bila tahap persiapan sudah kita lalui, segeralah kita bertanya tentang
solusi. Langkah pertama menghimpun solusi, tanyalah orang tentang
solusi yang paling memungkinkan, bagaimana cara agar kita menjadi
orang berilmu. Himpun solusi sebanyak mungkin. Setelah itu, petakan
solusi, cara seperti apa yang mungkin kita lakukan. Langkah ketiga,
buatlah rencana aksi yang tertulis dan terukur.

§ Pelaksanaan

Setelah mental kita siap dan solusi pun sudah ada, segeralah
bertindak. Jangan ditunda-tunda. Yang tidak kalah pentingnya, apa yang
kita lakukan harus dikontrol dan dievaluasi terus menerus. Tentunya
setiap masalah kita upayakan agar dapat terselesaikan, sebab masalah
adalah tahapan ujian kehidupan yang harus dilalui dan ada solusinya,
sebagaimana firman Allah SWT; ” Boleh jadi kamu tidak menyukai
sesuatu, padahal itu baik bagimu; dan boleh jadi kamu menyukai
sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu
tidak mengetahui. “(QS. Al-Baqarah [2] : 216)

Saudaraku, musibah, penyakit, penghinaan adalah sebagian masalah yang
akan selalu menimpa manusia. Di mana saja maupun kapan pun masalah
akan menghampiri kita. Yang harus menjadi perhatian, bagaimana sikap
kita terhadap masalah tersebut? Hal inilah yang justru akan menentukan
sukses tidaknya hidup kita. Sehingga diharapkan ketika kita dihadapkan
dengan masalah, sikap kita: jangan panik, jangan emosiona, jangan
tergesa-gesa, jangan mendramatisasi dan jangan putus asa, seperti
tersirat dalam Q.S Al-Insyirah ayat 5-6 bahwa; “Sesungguhnya sesudah
kesulitan itu ada kemudahan”. Wallahu a’lam bish showab

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s