Lima Yang Pertama

Hari ini
Lima tahun yang lalu

Di bawah sinar mentari pagi
Dengan satu helaan nafas
Dengan haqulyakin
Ijab kabul telah terucap

Sah!
Sah!
Sah!

Pekik dan siul bergema gegap gempita
Menjadi saksi bersatunya cinta
Sang penghulu dan para saksi
Menghantarkanmu dibalut afeksi

Diiringi isak tangis bahagia
Didampingi peluk haru biru
Kita jalin ikatan paling mulia
Menyempurnakan setengah agama

Hari ini
Lima tahun yang lalu

Dunia serasa aku genggam
Bulan pun aku dekap
Sang surya pun  aku kepal

Semoga cinta kita tak  akan pudar oleh usia
Tak pernah lekang oleh waktu

@didaytea
Ras Laffan
20122013

Tiga Tahun Aishaturaina

Serasa baru kemarin kami tertegun takjub
Memandang tubuh mungilmu yang masih merah merona.

Tak ada pekik tangis
Hanya tenangnya wajahmu yang tertidur pulas

Ayahmu ini terpana
Sampai dia hampir lupa mengumandangkan adzan

Tangisanmu sungguh kuat Nak,

Sungguh ujian yang menantang di malam- malam kami

Pekikan dan lengkinganmu menunjukkan kau adalah anak yang sangat kuat

Belum genap setahun kau sudah bisa melangkah,
Ujian bagi kami semakin bertambah

Ketika “Mamih” terucap dari bibir mungilmu,
Kebahagiaan kami semakin membuncah

Setahun kemudian, kau mulai berebut apa pun dengan kakakmu,
Hari- hari di rumah ini mulai seru

Kadang hampir seseru Call of Duty:Modern Warfare 3 yang ayahmu mainkan

Hari ini tiga tahun sudah usiamu Nak,
Engkau sudah mulai mewarnai kehidupanmu dengan bahasa dan perilaku

Maafkan kami ya Nak, belum bisa mendidikmu dengan sempurna

Terimakasih engkau telah mewarnai hari- hari kami

Terimakasih engkau telah menjadi perhiasan dunia bagi kami

Semoga engkau kelak menjadi permata dunia

Wanita yang sukses mulia dan bermanfaat

Istri yang sholehah

Ibu yang ahli syurga

Aamiin

Paradox Cinta

Hadapkan padaku gunung tertinggi di dunia,

Aku akan hancur leburkan!

 

Hadapkan padaku badai terhebat,

Aku akan bakar habis tak berdebu!

 

Hadapkan padaku pasukan terkuat,

Aku akan tumpas tak berbekas!

 

Hadapkan padaku lautan tak berbatas,

Aku akan buat kering tak berujung!

 

Hadapkan aku bara api terpanas

Aku akan padamkan tanpa bara tersisa!

 

Hadapkan aku pada dia,

Aku cinta tak terhingga

Pagi Yang Sempurna

 Ketika beratnya kelopak mata

bisa kita angkat menuju kesadaran,

itu adalah kemenangan

 

Ketika pelukan hangat selimut

kita campakkan untuk berwudhu,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita bisa sholat syukrul wudhu

di tengah rasa kantuk masih  mendera,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita bisa sholat dua rakaat

yang lebih baik dari dunia dan seluruh isinya,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita masih sempat sholat tahiyatul masjid

setelah berjalan menembus dinginnya kegelapan di pagi buta,

itu adalah kemenangan

 

Ketika kita mampu terduduk berdzikir

 

Berdo’a sampai terbitnya sang mentari

Lalu sholat dua rakaat

 

Itu seperti ibadah haji dan umrah

 

Yang sempurna

Yang sempurna

Yang sempurna!

 

Euforia Ramadhan

Ramadhan masih seminggu lagi,
ribuan kata maaf sudah memenuhi dinding- dinding itu lagi

Ramadhan baru sehari,
ramai sekali orang mendadak berbagi

Ramadhan  sudah tujuh hari,
tak lagi ada sudut masjid tersisa untuk tarawih sendiri

Ramadhan sudah melewati purnama yang menggantung,
sudut Masjid pun mulai nampak di ujung
Mall- mall mulai menangguk untung

Ramadhan tersisa sedikit lagi,
Tarawih hanya satu baris terisi
Rekening  para taipan makin penuh terisi

Ramadhan sebentar lagi pergi

Yang juara pasti berseri- seri
Dia menjadi insan yang fitri

Yang kalah pasti sedih tak terperi
Karena sesal dia ratapi

Akankah Ramadhan datang kembali?

Diday Tea
06082013

Aku mudik, dan aku menjadi

Nasi tutug oncom dambaan

Batagor mang Ateng depan rumah yang renyah

Bubur Sumsum yang ranum

Surabi haneut gang Buah

Kupat tahu Muarasari di pojok jembatan

Soto Lontong gajih tanpa daging

Bubur kacang hejo haneut

Pesta buku Palasari

Duren sabeca

Rumput laut sanyiru

Bakakak hayam kampung

Asin jambal roti

Hujan merintik

Banjir merangkak

Jalan butut berbaring

Angkot enol lima mengetem di lampu hijau

Blue bird menunggu

Arimbi ditumpangi

Primajasa siap sedia

Cipularang membuat girang

Gerlong girang dijalan sebrang

Persib makin sip

Awan kumulus berarak

Selamat tinggal Kebonlega hiji

Sambut aku Padalarang!

Doha 050213